Sholat Dhuha: Manfaat dan Hakikatnya | Sholat Dhuha: Kunci Meraih Rezeki Sepanjang Hari
Sholat-Dhuha.Info. Powered by Blogger.
RSS

Sholat Dhuha: Manfaat dan Hakikatnya

Shalat Dhuha adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslimin dan muslimah ketika waktu dhuha. Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur. Jumlah raka’at bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam.

Keutamaan atau manfaat shalat dhuha ini adalah apa yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab setiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan keburukan adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.”
Ad: Main Facebook dan Twitter Dapat Uang, Pulsa, Sekaligus Sedekah. Caranya..? Silahkan KLIK DI SINI
Manfaat Sholat Dhuha yang bisa dirasakan oleh muslimin dan muslimah antara lain :

1. Perwujudan rasa syukur kepada ALLAH SWT atas nikmat sehat yang dilimpahkan kepada kita,
2. Sedekah bagi tubuh,
3. Meningkatkan kesehatan jasmani lebih optimal,
4. Meningkatkan kecerdasan,
5. Memudahkan jalan meraih rezeki,
6. Hati menjadi tenang,
7. Pikiran menjadi lebih konsentrasi,
8. Kesehatan fisik terjaga,
9. Kemudahan urusan dan memperoleh rezeki yang tidak disangka-sangka,
10. Menangkal stress yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari

Salah satu sholat sunnah yg dicontohkan Rasululloh SAW adalah sholat sunnah Dhuha. Bahkan beliau menjadikan sholat ini sebagai salah satu wasiat beliau, sebagaimana hadits berikut:
Abu Hurairah r.a. meriwayatkan: ” Kekasihku, Rasulullah SAW berwasiat kepadaku mengenai
tiga hal :
a) agar aku berpuasa sebanyak tiga hari pada setiap bulan,
b) melakukan sholat dhuha dua raka’at dan
c) melakukan sholat witir sebelum tidur.” ( H.R. Bukhari & Muslim ).

Jumhur ulama mengatakan bahwa shalat dhuha adalah sunnah bahkan para ulama Maliki dan Syafi’i menyatakan bahwa ia adalah sunnah muakkadah berdasarkan hadits-hadits diatas. Dan dibolehkan bagi seseorang untuk tidak mengerjakannya. Jadi kepada muslimin dan muslimah perlu ditekankan bahwa Tidak dibenarkan bagi seorang yang hanya mengerjakan shalat dhuha yang kedudukannya sunnah sementara dirinya meninggalkan shalat fardhu 5 waktu yang kedudukannya lebih tinggi darinya yaitu wajib.
Ad: Main Facebook dan Twitter Dapat Uang, Pulsa, Sekaligus Sedekah. Caranya..? Silahkan KLIK DI SINI