Makna Sholat Dhuha, Fadhilah Sholat Dhuha, Keutamaan Sholat Dhuha, Hikmah Sholat Dhuha, Waktu Sholat Dhuha, Jumlah Rakaat Dhuha, Tata Cara Sholat Dhuha, Doa Sholat Dhuha

Perlancar Rezeki Dengan Keajaiban Surah Al Waaqiah

Surah Al-Waaqiah termasuk surah Alquran yang favorit dibaca oleh sebagian dari umat Islam. Selain tentu untuk mengharap ridha Allah SWT, pembacaan surah ke-56 dari Alquran itu konon berharap agar rezeki dilancarkan?

Benarkah memang salah satu keutamaan surah ini adalah dapat memperlancar rezeki? Nah, penjelasan dari Sayyid Muhammad bin al-Alawy al-Maliky al-Hasani yang tertulis dalam karyanya Abwab al-Farah mengungkapkan fakta menarik.

Menurut Syekh Muhammad yang merupakan guru dari banyak ulama Indonesia itu, terdapat rahasia besar di balik surah ini yaitu keutamannya dalam menarik rezeki.  Riwayat dari Ibnu Mas’ud yang dinukilkan oleh Abu ‘Ubaidah dalam Fadhail, Ibn ad-Dharis, al-Harits bin Abi Usamah, Abu Ya’la, Ibn Mardawaih, dan al-Baihaqi dalam Sya’b al-Iman menyebutkan hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

”Barang siapa yang membaca surah al-Waqiah tiap malam, ia tak akan terjangkit kemiskinan selamanya.”

Sesuai dengan pesan Rasulullah tersebut, Abdullah bin Mas’ud mengamalkannya dan memerintahkan putri-putrinya rajin membaca al-Waqi’ah. Syekh al-Mirjani mencoba menganalisa dan membeberkan ayat-ayat yang menjadikan surah ini istimewa yaitu ayat 58-72. Begitu seseorang membaca ayat-ayat ini, ia semestinya terfokus pada Allah SWT sebagai Sang Pencipta Semesta.


Bagi Anda yang ingin memudahkan menghapal surah al waaqiah, Anda bisa mendapatkannya di Aplikasi Surah Al Waaqiah langsung dari Play Store.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Perlancar Rezeki Dengan Keajaiban Surah Al Waaqiah

0 comments:

Post a Comment

Mutiara Hikmah

"Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus disedekahkan untuk setiap ruas itu." Para shahabat bertanya, "Siapa yang kuat melaksanakan itu, ya Rasulullah? Beliau menjawab, "Dahak yang di masjid itu lalu ditutupinya dengan tanah, atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. Atau, sekiranya tidak dapat melakukan itu, cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat shalat dhuha." (HR. Ahmad dan Abu Daud)